info@stikom-db.ac.id    0741-35094, 0741-35095 Pencarian   

kegiatan

Bystikom-db

Ketua STIKOM Dinamika Bangsa Jambi Melantik Pimpinan Baru BEM Dan DLM KM 2017/2018

KETUA STIKOM DINAMIKA BANGSA JAMBI
MELANTIK PIMPINAN BARU BEM DAN DLM KM 
TAHUN 2017/2018

Pelantikan Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) Keluarga Mahasiswa (KM) Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Dinamika Bangsa Jambi oleh Ketua STIKOM DB Jambi Setiawan Assegaff di Lapangan Parkir STIKOM, Rabu (20/12).  Setelah melalui rangkaian kegiatan yaitu Kampanye Akbar  dan Debat oleh 3 Calon Presma-Wapresma, serta Pemilihan Umum (Pemilu).

Dalam pantauan Jurnalistik Kampus Pink (Jampink) selama Pemilihan Presma dan Wapresma pun dimenangkan oleh pasangan nomor urut satu dengan perolehan suara sebanyak 254, atas nama Agung Putra Pratama selaku Presiden BEM KM dan Andrekha Putra selaku Wakil Presiden BEM KM STIKOM DB Jambi terpilih tahun 2017/2018, untuk nomor urut 2 Ilham Akbar Kurniawan dan Bonar Manurung berjumlah 103 suara, dan nomor urut 3 Ara Permana Putra dan Wira Anggara berjumlah 226 sedangkan surat yang hangus berjumlah 7 suara .

Serangkaian acara dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (BANWASLU), dalam sambutan Ketua KPU, Dini Indriyani mengatakan surat suara yang dicetak ada 1000 totalnya, namun hanya 590 suara pemilih.

Xaverius Sika selaku Wakil Ketua (Waka) III Bagian Kemahasiswaan saat dijumpai sebelum pelantikan pada malam penghitungan suara, selasa (19/12),  mengatakan untuk jumlah mahasiswa yang aktif ada 2.000-an totalnya.

“Itu merupakan hal yang biasa yang terjadi dikampus ini, dari sejak pemilu 2 tahun silam memang sudah begitu yang memilih memang banyak terdapat dari yang kuliah pagi, karena mahasiswa yang kuliah malam banyak yang tidak mengetahuinya,” tegas Waka III.

Selain itu pula Ketua Stikom  melalui kata sambutannya menegaskan bahwa BEM merupakan komponen penting di sebuah kampus.

“BEM merupakan bagian penting di kampus ini. BEM merupakan komponen utama di STIKOM DB Jambi, supaya STIKOM bisa sukses. Jadi tanpa BEM, maka STIKOM juga tidak bisa sukses” ujarnya.

 

Secara simbolis Ketua Stikom turut membacakan sumpah dan janji serta diikuti oleh Presma-Wapresma terpilih. Pada waktu yang bersamaan pun DLM yang merupakan Dewan Legislatif Mahasiswa ikut serta dilantik dalam kepengurusan yang baru yaitu Wahyu Putra sebagai Ketua dan Muhammad Ridho Firnando sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen).

Beliau pun berharap kepada Presma-Wapresma terpilih agar nantinya dapat membangun komunikasi yang aktif dan kerjasama yang baik dengan manajemen STIKOM hingga bisa menjalankan seluruh program kerja dengan sukses.

Acara pun diakhiri dengan foto bersama yang dilakukan di depan gedung S1 STIKOM DB Jambi  Ketua Stikom, Waka I, Waka III, Kaprodi TI, Presma-Wapresma BEM KM, Ketua-Sekjen DLM KM, seluruh panitia, dan perwakilan UKM. (Asep – Ferdinan)

Bystikom-db

Seminar Cinematography

Sejumlah Mahasiswa STIKOM (Sekolah Tinggi Ilmu Komputer) Dinamika Bangsa Jambi yang tergabung kedalam Unit Kegiatan Mahasiswa MKP (Multimedia Kampus Pink) menggelar Seminar Cinematography dengan tema “Basic DSLR Cinematoghraphy”, Rabu 15 November 2017 bertempat di Gedung MSI (Magister Sistem Informasi) STIKOM Dinamika Bangsa Jambi. Pada seminar ini hadir seorang narasumber Cinematographer Indonesia, Benny Radarhariarto atau yang akrab disapa Om Ben. Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerjasama UKM multimedia dengan rumah produksi CV. Turion Kreatif milik Husni Turion (Alumni STIKOM DB Jambi).

Om Ben mengungkapkan, saat ini kesadaran pemuda Jambi terhadap teknologi multimedia terutama cinematography masih sangat minim dan jarang terdengar kreasi dan prestasinya baik di nasional maupun internasional jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Maka dari itu, beliau sangat antusias saat diundang ke Jambi dalam rangka memberikan pemahaman serta pelatihan mengenai cinematoghraphy kepada para pemuda Jambi yang pada kesempatan seminar kali ini di dominasi oleh Mahasiswa dan beberapa pelajar SMA dan SMK yang ada di Kota Jambi

“Sekarang orang akan lebih banyak menggunakan video dari pada foto untuk sharing, berbagi foto itu sudah jarang. Karena video lebih banyak bisa bercerita untuk menyalurkan narsisme dan juga sebagai media untuk berkreasi baik sebagai kebutuhan publikasi informasi,promosi dan hiburan. Maka dengan adanya pelatihan ini saya harap Jambi punya jiwa-jiwa kreatif yang dapat bersaing secara nasional maupun global nantinya.” ujarnya.Acara yang dimulai pukul 08.30 ini selain diwarnai dengan materi seputar teknik cinematography juga diisi dengan pengenalan dari beberapa jenis kamera yang dapat mendukung pengambilan gambar dan video kepada para peserta. Selain itu, peserta juga dipekenankan untuk mencoba langsung menggunakan kamera tersebut sebagai bahan praktik.

Seminar diakhiri dengan pemberian plakat oleh Wakil Ketua III  bidang kemahasiswaan bapak Xaverius Sika, SE, M.S.I kepada Om Ben dan juga kesempatan untuk berfoto bersama.Kunjungan perdana Om Benny di Jambi diharapkan agar dapat menginspirasi dan memotivasi anak muda jambi agar lebih giat belajar dan terus berlatih. Beliau juga berpesan bahwa seseorang untuk sekedar bisa saja tidak cukup tanpa ada latihan secara rutin, bakat akan hilang jika hanya dipendam.

Bystikom-db

Pelatihan Metode Penelitian 2017

Dalam rangka meningkatkan wawasan dan pemahaman serta kualitas dosen dalam kegiatan penelitian maka STIKOM Dinamika Bangsa mengadakan pelatihan metode penelitian yang diselenggarakan pada tanggal 12 September 2017 dengan mengundang nara sumber yang berasal dari Universitas Sriwijaya yaitu Prof. Dr. Ir. Siti Nurmaini, M.T. Kegiatan ini merupakan salah bentuk implemetasi kerja sama yang telah dijalin antara STIKOM Dinamika Bangsa dengan Universitas Sriwijaya.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran kepada dosen tentang pentingnya metode penelitian dalam menentukan hasil penelitian. Untuk mengasilkan penelitian yang baik tentu harus didukung dengan metode yang baik pula. Dalam pelatihan ini Prof. Dr. Ir. Siti Nurmaini, M.T mengemukakan bahwa kemenristekdikti banyak sekali menyediakan dana hibah penelitian, dan peluang itu harus ditangkap.

Untuk bisa mendapatkan hibah penelitian tersebut tentu harus didukung oleh proposal penelitian baik. Proposal yang baik itu menurut Prof. Dr. Ir. Siti Nurmaini, M.T salah satunya adalah harus ada unsur kebaharuan penelitian yang diangkat serta harus mengikuti format yang telah di tentukan oleh kemenristek dikti.

dengan adanya kegiatan pelatihan ini maka diharapkan kualitas dan animo dosen untuk mengikuti hibah penelitian terus meningkat sehingga bisa meningkatkan reputasi dosen dan STIKOM Dinamika Bangsa dalam bidang penelitian.

Bystikom-db

Visitasi Akreditasi Program Studi Teknik Informatika

Visitasi Akreditasi Program Studi Teknik Informatika oleh Bapak Dr. Adi Wijaya dan ibu Dr. Yani Nurhadryani.

Bystikom-db

Seminar Internet of Things STIKOM DB

Seminar Internet of Things STIKOM DB Jambi

narasumber Universitas Sriwijaya Palembang

Internet of Things atau disingkat IOT adalah istilah yang kerap kita dengar beberapa tahun terakhir. IOT merupakan konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung terus menerus dengan kemampuan berbagi data, remote control dan sebagainya dengan memanfaatkan berbagai macam sensor dan perangkat elektronik sebagai sumber datanya.

Atas dasar hal tersebut,  berkerja sama dengan Universitas Sriwijaya Palembang menyelenggarakan Seminar ini yang bertemakan Internet of Things pada tanggal 24 Oktober 2017 di  . Seminar ini yang digawangi oleh bapak Deris Stiawan,Ph.d yang merupakan perwakilan dari universitas sriwijaya.

enarik perhatian peserta yang mayoritas dari semester satu ini orang dengan materi dan cara penyampaiannya yang renyah. Peserta yang kebanyakan merupakan mahasiswa merasa tertarik dengan materi yang disampaikan oleh  narasumber. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan seputar IOT, seperti misalnya apakah IOT bisa dikembangkan di daerah pedesaan, apakah IOT bisa dihack, atau apakah IOT hanya sekedar perangkat sensor?. Pemaparan materi yang disampaikan oleh pak Deris terkait bagaimana IOT dapat dikembangkan hingga menciptakan Smart City. Menurut Deris konsep Smart City merupakan kebijakan yang berdasarkan pada data IOT. Peralatan-peralatan untuk mengimplementasikan IOT banyak beredar di pasaran. Diantaranya Raspberry phi, Arduino dengan berbagai shieldnya.

Berbagai data yang dihasilkan oleh perangkat sensor seperti sensor suhu, sensor suara, sensor kadar gas, sensor kelembaban  ini nantinya akan diteruskan ke server untuk kemudian digunakan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan. Data-data tersebut tidak hanya disimpan dalam server, namun perlu untuk dianalisa sehingga dapat digunakan sebagai dasar penentukan kebijakan pemerintah. Seperti misalnya sensor kadar CO (gas karbon monoksida) dipasang diberbagai tempat untuk memantau kondisi polusi suatu wilayah. Apabila data tersebut hanya disimpan dalam server tanpa dianalisa, tentu informasinya hanya sebatas tren/perkembangan kadar CO di suatu wilayah. Namun jika data tersebut dianalisa dan di gali informasinya maka data tersebut dapat digunakan sebagai dasar penentuan kebijakan untuk membatasi jumlah kendaraan atau meningkatkan jumlah penanaman pohon perindang diseputaran wilayah tersebut.

Contoh lain dari pemanfaatan IOT adalah pembuatan alat pengontrol suhu ruangan server. Ruangan server seperti yang kita ketahui memiliki sensitivitas pada peningkatan suhu. Jika suhu ruangan server mengalami peningkatan maka ada beberapa hal yang mungkin terjadi misalnya penurunan kinerja server, atau bahkan sampai menimbulkan kerusakan server itu sendiri. Dengan adanya IOT, apabila terjadi peningkatan suhu ruangan maka system akan mengirimkan data dan notifikasi bahwa suhu meningkat. Dijelaskan oleh pak Deris, dari peningkatan suhu ruangan ini seharusnya manajemen bisa mengambil beberapa alternative tindakan misalnya meng-hire tenaga khusus pemantau dan pengontrol suhu ruangan. Atau bisa juga membuat kebijakan system harus bisa menghubungi vendor penyedia perbaikan peralatan pengatur AC. “nah inilah konsep SMART yang sebenarnya. Konsep SMART ada pada level kebijakan. Dimana manajemen membuat kebijakan bahwa jika terjadi peningkatan suhu ruangan, system harus secara langsung menghubungi vendor AC” tandasnya. Sebagai penutup pak deris juga menjelaskan beberapa aplikasi sederhana yang pernah diimplementasikan di lingkungan Universitas Sriwijaya.

Tidak berbeda jauh dengan apa yang disampaikan oleh pak deris, narasumber memaparkan beberapa aplikasi yang dapat dibuat dengan konsep IOT.  Misalnya smart CITY, smart Refrigerator, smart car, dan smart park.SMART CITY . Secara kasar, definisi dari Smart City itu begitu luas mencakup berbagai macam keseluruhan teknologi digital yang dapat meningkatkan kualitas kehidupan, mengurangi biaya dan sumber konsumsi, dan dapat meningkatkan interaksi aktif antara kota dan warganya secara efektif. Perlu saya garis bawahi bahwa cakupan teknologi digital yang dapat diterapkan untuk pengembangan Smart City sangat luas dan tidak dibatasi. Penerapan dan aplikasi dari teknologi tersebut juga sangat bervariasi dan dapat diterapkan di semua bidang selama tujuan akhirnya tersebut tercapai. Beberapa contoh penerapan konsep Smart City di Indonesia:

                Pada materi yang disampaikan pak deris sebelumnya juga disampaikan mengapa IOT sangat berkembang. Hal ini didasarkan hasil survey yang dilakukan beberapa lembaga survey nasional maupun internasional yang menyatakan bahwa hampir sebagian besar kita saat ini sudah terhubung dengan internet. Baik itu secara sadar maupun tidak sadar. Secara sadar mengunakan computer untuk melakukan browsing dan secara tidak sadar dengan menggunakan smartphone. Sebagai penutup pak deris menayangkan beberapa video yang menjelaskan bagaimana kemudahan yang dapat diberikan oleh konsep IOT ini.

Bystikom-db

Kuliah Umum Keselamatan Berlalu Lintas Dari Kapolda-Kantibmas Dan Jasa Raharja

KAPOLDA-KANTIBMAS“Kecelakaan dalam berlalu lintas saat ini menjadi masalah serius,  pelaku dan korbannya kebanyakan anak muda,” ungkap ibu herlina dalam sambutannya dia acara Seminar Keselamatan Lalu Lintas dan internet of things (iot), selasa(24/17) di – Gedung S2 stikom,selaku ketua stikom pak setiawan assegaf ST,MMSI,Ph.Djuga menyampaikan acara ini merupakan moment yang tepat untuk mahasiswa baru stikom dinamika bangsa jambi.

Acara ini menghadirkan pemateri yang berasal dari Polda Jambi dan jasa raharja “Kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian tertinggi kelima setelah penyakit jantung, stroke, paru-paru dan infeksi saluran pernafasan. Kecelakaan lalu lintas paling banyak terjadi pada usia produktif,”papar Ibu Herlina menyampaikan masalah kecelakaan lalu lintas selain semakin meningkatnya jumlah kendaraan etika lalu lintas masyarakat masih kurang. “Banyak kecelakaan karena pengendara tidak mematuhi rambu-rambu yang berlaku dijalan,” ungkapnya. Upaya yang telah dilakukan adalah dengan menerapkan Safety Riding.Pihak kapolri jambi juga membuat aplikasi E-tilang untuk menilang pelanggar lalu lintas yang melanggar secara online salah contohnya melalui gambar,atau video dari cctv sebagai bukti pelanggaran.

Sedangkan dari jasa raharja biasanya yang dikenal Pak Dedi Fernando,S,T bekerja sama dengan polda jambi Bapak Kepala Cabang Jasa Raharja  dalam sambutannya mengatakan, Police & Jasa Raharja Go To Campus, merupakan kegiatan JAMBI bersama dalam rangka sinergitas dan akselerasi dalam mendorong terwujudnya secara konkret, tidak saja dalam konteks terbentuknya perubahan mind-set akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, tetapi juga diharapkan akan terbentuk pelopor-pelopor keselamatan berlalu lintas dikalangan civitas akademika sebagai salah satu unsur stakeholder dibidang lalu lintas.

Pada kesempatan yang sama bapak memaparkan bahwa kesadaran lalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Diakuinya darisekarang ini dapat dikatakan pelanggar lalu lintas adalah mayoritas orang berpendidikan dan bersekolah serta mengerti aturan berkendaraan.

apak menjelaskan ada nilai yang berbeda diajarkan dibangku sekolah dengan dilingkungan masyarakat. Mengambil sebuah contoh siswa diajarkan tentang etika, peraturan, sikap disiplin dan lain sebagainya. Namun ketika pulang sekolah siswa di jemput oleh orang tua, kakak atau pun abang mereka tidak memberikan contoh dengan tidak melanggar lampu merah atau melanggar rambu lalu lintas yang ada.

Dalam kesempatan tersebut, berharap, sosialisasi dan terus mengkampanyekan kesadaran lalu lintas penting untuk tetap dilaksanakan, agar budaya keselamatan dapat terwujud sebagai suatu kebutuhan yang harus dikembangkan dan dijaga secara bersama-sama.Diakhir acara, Kepala Cabang Jasa Raharja Provinsi jambi.

Tentunya acara seminar  ini juga memberi motivasi kepada kita semua yang masih dalam proses perkuliahan. Untuk yang masih semangat terus pertahankan dan tingkatkan semangat kalian, dan untuk yang sudah mulai malas-malasan yuk motivasi lagi diri kalian supaya lebih semangat dan menjadi kebanggaan keluarga dan siapapun itu yang mengenal kalian. Jangan lupa terus berdo’a yaa.

Bystikom-db

Luar Biasa Meriah OMBAK Tahun 2016 di STIKOM DINAMIKA BANGSA JAMBI

21

Tanggal 8 sampai dengan 10 September 2016 lalu, Kampus Stikom DB Jambi mengadakan Acara OMBAK (Orientasi Mahasiswa Baru Komputer) dengan tema 4G Evolution(Good Time, Good Friends, Good Technology dan Goog Generation), yang dibuka langsung oleh Ketua STIKOM DB Bapak Setiawan Assegaff,ST, MMSi, Ph.D, dengan jumlah peserta OMBAK yang hadir berjumlah 550 orang. Dengan adanya OMBAK diharapkan akan menjadi wahana pemersatu diantara kita, dimana kita dapat mengenali lingkungan kampus secara lengkap, kita dapat saling mengenal antar tingkatan, panitia OMBAK serta elemen-elemen kampus lainnya.

Read More

Bystikom-db

Pengumuman Daftar Ulang dan Kontrak Perkuliahan

Pengumuman Daftar Ulang dan Kontrak Perkuliahan 2016

Download (PDF, 357KB)

Bystikom-db

Pedoman Ombak 2016

Untuk Cama Cami (Calon Mahasiswa dan Calon Mahasiswa) silahkan mendownload panduan berikut.

Download (PDF, 695KB)